Rabu, 03 September 2014

Rindu yang akut

Selamat Malam teman. Apa kabar yang pernah singgah di hidupku? Waktu meisahkan. Jarak menghadirkan kerinduan.

Kini episode baru telah mulai. Pemain-pemain baru hadir sebagai pemeran menggantikan yang telah berlalu. Kalian yang telah pergi, seolah seperti hadir kembali. Meski wajah, tingkah mereka tidak seperti kalian yang telah lama pergi dan memang takkan terganti.
Namun kenangan, masih sering mengiringi paruh langkah yang aku lewati. Entah apa yang bisa hapus kenangan itu. Kenangan baru yang lebih indah mungkin. Meski kadang kalian yang telah berlalu datang menyapa pada masa kini, tapi semua seperti telah selesai. Tidak ada yang harus dilanjutkan. Walau hati ingin berlanjut, meski rasa yang pernah ada tidak begitu saja sirna, walau waktu semakin beranjak, perlahan namun pasti memisahkan masa yang telah berlalu dan semakin berlalu.
Tak ubahnya hati, kadang ada rasa ingin kembali, bersama kenangan meski tau takkan pernah kembali. Lihatlah kini. Hanya tembok-tembok yang mulai lusuh kadang seperti tergambar kita dulu ada disini.
Dengarlah apa yang kini dikaji kembali, mengulang yang pernah dipelajari dulu, itu seperti mendengar suara-suara yang sempat terekam dalam memori, dalam ingatan. Mungkin inilah rindu.
Rindu mana kala diobati dengan pertemuan, maka rindu itu bukan lenyap, bukan sembuh malah semakin akut.

Beberapa Photo bareng kalian

 Makan Liwet bareng .. :)













Malem-malem ngaji bareng :)


















Nguseup buat munggahan..