Sabtu, 30 April 2016

Ilusi (1)

Pada seutas hening yang tercipta saat keramaian
Juga pada sunyi ketika kau menyapa angan di kehidupan
Aku diam-diam menyimpan rindu pada kedipan
Menerjemahkan segala tenunan rasa yang harus tercipta saat kau tersenyum
Menatap aku yang melihatmu tanpa menatap

Aku memiliki makna sendiri pada rindu yang terus hidup
Mengartikan tatapanmu dengan sejuta harapan
Menerjemahkan bisu
Mendefinisikan embusan nafas
Mengarahkan jalan hatiku di hari berikutnya

Kenyataan rasa yang telah terpecah-pecah
Hanya untuk menatap siluet tubuhmu
Cukup menyatukan kembali semuanya
Kau percaya?
Aku tidak

Jumat, 29 April 2016

Sang Pemenang

Senyapkan tutur pada dedoa
Tersemat pada cita dan harap masih kadang membara
Walau tertandas ego
Meski terkubur nyata, aku bukan pendusta!
Tidak mampu kuhenti rapal akan berucap nama, kau memenangkan nyataku wahai sang takdir
Kau ... tapi tak bisa merenggut apa yang masih tertanam dalam relung
Aku senyum pada detik memiliki
Aku tertunduk pada rintihan



Cisaga, 04 Januari 2016