Masihkah kalian ingat? Ketika langkah demi langkah kaki menapaki jalan yang belum kita tapaki. Ketika sepasang mata menatap penuh harap pada indahnya alam. Ketika jari telunjuk berlomba menontonkan hebatnya Sang Pencipta manciptakan Alam beserta isinya yang tak ternilai. Selepas itu, baru aku sadar kebersamaan itu telah enyah. Telah berlalu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar